Aku menyukai pelajaran Matematika sejak kelas tujuh. Aku mulai membiasakan diriku untuk belajar sendiri, berpikir sendiri. Walau terkadang setan mulai berbisik 'jika gurumu menjelaskan, bertanyalah... Untuk apa gurumu menjelaskan? Untuk apa kamu tahu jika tak ada yang tahu kamu bisa!' Namun tetap, belajar sendiri adalah pilihanku.
Setiap pelajaran Matematika, aku selalu diluar karena dihukum. Aku tak menyukai guru Matematikaku yan super tegas dan tidak toleran. Aku mulai membiasaka diri "sudah menguasai sebelum waktunya" aku belajar sendiri saat libur kenaikan kelas ataupun libur Natal. Hasilnya? Aku mengetahui jauh lebih awal dengan kerja kerasku sendiri tanpa harus 'dicekok dulu baru mampu' layaknya kebanyakan orang. Jika aku memiliki pergumulan terhadap soal Matematika, aku selalu menunda untu bertanya hingga seminggu kemudian. Hasilnya, sebelum waltu yang kutetapkan untuk bertanya, aku sudah bisa duluan dengan cara imajinasi dan abstrakasi. Aku tak pernah bertanya apapun jika memang aku masih bisa mencoba sendiri. Tak nyaman jika harus selalu bertanya jika ada yang dibingungkan. Untuk apa ada internet, untuk apa ada perpustakaan jika kita terlalu sering bertanya pada orang lain? Toh cabut saja internetnya! Lagipula orang lain belum tentu benar kok.
Aku selalu belajar saat liburan dan jauh jauh sebelum ujian. Jadi aku punya banyak sekali waktu untuk bersantai. Aku gatal jika ada PR nganggur. Toh tinggal dikerjakan! Buat apa ditunda-tunda nanti juga akhirnya kita harus mengerjakan, kan? Aku tipe orang yang suka bersantai, tak suka diburu-buru. Sistem kebut sehari penuh PR tidak efisien buatku. Malah saat besok mau ulangan pun aku mulai belajar dua minggu sebelumnya. Saat orang lain sedang stress dengan sistem kebut semalam, aku malah bersantai sambil bermain musik di taman! Aku tipe orang yang tak bisa dibebani dengan banyak tugas dalam sehari. Aku selalu membuat to do list. Aku memang membiasakan diriku untuk hidup mandiri. Karena orang lain selalu mengajariku seperti itu.......

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda